Teman
Tinggal dalam bingkai hati sebagai teman.
Aku tertawa kau bahagia, kau menangis aku terluka...
Kau mungkn tak menyadari,
aku bahkan kian tak mengerti.
Perlahan...
ketulusan menyamarkan kisah pertemanan kita.
Tidak kusesali sekian cerita yg mendekatkan kau dan aku,
luka menjadi jembatan kian dekat hatimu dan aku.
meski tak mampu kubayangkan kau sudah dengan yang lain,
kubiarkan mulutku berkata tidak, meski hatiku kian tersiksa.
Dengarlah ...........
jika saja angin mampu berbicara jujur
dia akan berbisik sejuta rindu yg terpantul dalam bilik hatiku.
Menembus mega-mega,menggantung diangkasa...menghuni kedalaman jiwaku,
terkunci dalam bibirku meski tersirat dari tatapanku.
Tautkan saja,lepaskan label persahabatan kita
jika saja ku mampu menanggalkan segala segan...
Ku hadirkan bingkai jiwaku,
kubiarkan nama kita tertulis di sana.
menghapus jarak dan waktu
Mungkin saja,... ???

Komentar
Posting Komentar